Selasa, 08 April 2014

TO THE RESCUE

Tadi sewaktu istirahat ada yang pingsan di koridor dekat ruang guru. Kebetulan aku di sana ketika ia tiba tiba jatuh. Teman-teman yang sedang berjalan bersamanya panik dan satu satu mulai bunyi. Ada yang teriak, ada juga yang berlarian kecil mengelilingi korban. Jarakku dengan kejadian perkara hanya beberapa langkah. Masih diam mengamati si korban dan teman sekelilingnya tadi.

Tak lama berselang salah satu dari teman korban mendapatiku. Tadi semua panik sampai tak dilihatnya manusia lain selain si pingsan tadi. Kini satu orang menengok ke arahku. 

"Tolongin dong, pingsan nih"

Karena tidak ada laki-laki lain saat itu, dan tak seorang guru pun yang keluar maka angguk angguk kepalaku. Kerumunan panik belum surut, gadis gadis muda ini belum surut kepanikannya. Kecuali satu yang memanggilku tadi. Kini aku sibuk berdua bersama satu gadis itu, mencoba melakukan sesuatu.

"Gimana nih, apain kek. Angkat! panggil guru! nafas buatan!"

"Ee buseet, serius nih nafas buatan??" timpalku

"Ihhh kok langsung pilihan tiga, kan ada satu dua" jawabnya cemberut

Sesungguhnya aku mau ketawa, tak sadar fokusku di saat genting ini justru menuju pada nafas buatan. Namun kau juga harus tahu bahwa gadis yang terbaring lemas dihadapanku ini berparas cantik. Kau juga tahu kan kalau film-film remaja dari barat juga sering menampilkan adegan ini. Seğerti kata pepatah Inggris "Monkey see, monkey want to do" 

"Eh iya maaf maaf...." 

Sebenarnya ingin kulanjutkan jawaban ini. Namun keinginan untuk berkata kalau yang pingsan cantik langusng ku pendam.Gadis pingsan ini sungguh kasihan karena belum ada langkah nyata sedari lima detik tadi. Entah mengapa waktu jadi terasa lama di tempat kejadian itu.

"Angkat aja yuk ke UKS, ntar baru panggil guru" saut gadis itu

Aku hanya bisa mengangguk sembari mengikuti gerakan si gadis menolong teman pingsannya. Kedua tanganku bersama dua tangan gadis itu perlahan menaikannya ke udara. Seketika itu barulah teman lain yang panik berangsur diam.

"Mau di bawa ke mana Ta?" tanya seorang tanpa menghirauku

"Ke UKS, kalian cariin guru dong"

"Oke oke..."

Tak lama kami tiba di UKS. Pintunya terbuka maka bergegaslah langkah kami. Si pingsan segera kami baringkan pada dipan. 

"Makasih ya....."

"Hando..."

Makasih Hando"

Bel istirahat berbunyi.

"Sama sama, aku ke kelas dulu ya. Semoga cepet sadar"

Entah mengapa badanku langsung cepat beralih. Sembari menuju kelas barulah sadar.

"Goblok, siapa tadi namanya........"
 

0 komentar:

Posting Komentar